Skip to main content

Posts

Lembayung senja dalam catatan harian (SEASON II KKN PPM UNAND Bigfam's Kopad Cottage)

            Awalnya tidak percaya ketika untuk pertama kalinya menapaki kaki pada sebuah nagari yang teduh. damai, asri, bahkan nyanyian kicauan burung begitu riuh bukan layaknya sayup-sayup langkah kaki menuju bus kampus ketika meninggalkan padang pada 29 Juni 2015 silam di Pasar Baru. Memilih lokasi KKN untuk pertama dan berharap terakhir kalinya seperti tengah mencari keberuntungan semata. Berharap kelak nagari yang kupijaki dapat menerima aku dan 30 orang teman-teman yang belum saling mengenal ini. Langkah pelan dan pasti itu akhirnya ku tapaki menuju peruntunganku, mencari jatidiri, mencoba hidup dengan puluhan orang asing disekitarku, mencoba mengabdikan diri kemudian berbakti. Cukup senja ketika kaki menapaki tanah itu, bismillahirrohmanirrohim. .   . .             Lembayung senja mulai menyambut kedatangan mahasiswa yang tengah menyingsingkan lengan baju melepa...

Beliau biasa kupanggil Mama :')

Namanya Yusmarnis, lahir dari rahim seorang ibu tangguh 11 November 39 tahun yang lalu. Beliau sosok yang tangguh, penyayang, pintar masak. Beliau memiliki 3 orang putri, 1) Nella Leonarita, 2) Yumanda Oktaviana, 3) Yasmine Three Anugerah. Sampe sekarang masih pengen banget punya anak cowok. Beliau adalah pahlawan buat ketiga putrinya, istri yang hebat untuk suaminya. Beliau biasa kupanggil Mama :') Mama orang yang gak pernah nyerah sama keadaan. Paling gak suka bermalas-malasan dan paling malas ngeliat rumah berantakan. Mama gak suka qlo kami bertiga berantem. Mama suka ngomel kalo nanti dikamar udah kayak kapal pecah. Mama gak suka anaknya jadi orang yang pemalas, gak tepat waktu. Itulah alasan kenapa mama orangya ontime, mama gak neko-neko soal janji dan waktu. Kami biasa dididik keras sejak kecil, diajarkan mandiri sejak dini. Alasan mama cuma satu, what is it ?? ''kalo nanti mama udah gak ada, anak mama gak manja-manjaan. Udah bisa ngerjain semuanya sendiri d...

Karena kami bukan siapa-siapa dibandingkan mereka diluar sana (yang juga bersamamu)

Kami bukan siapa-siapa. Kami bukan manusia yang menjunjung tinggi persahabatan dan kami juga bukan manusia yang mendewakan teman terlebih kami juga bukan manusia yang sempurna. Kami bukan geng, kami bukan kumpulan orang-orang hebat, kami bukan makhluk yang utuh dalam sebuah persahabatan. Tapi kami ??? Karena kami bukan siapa-siapa dibandingkan mereka diluar sana (yang juga bersamamu) Melangkah bersama dalam suatu kebetulan, saling percaya dalam setiap kesempatan sekalipun itu untuk urusan nilai. Inilah kami ! Kami yang pernah terus bersama, yang pernah salapiak sakatiduran yang pernah terus berlari ditengah derasnya hujan dari Pasar Baru menuju Jamsek 15 Desember 2012 lalu. Kamu ingat momentnya ??? kamu ingat jamnya ??? iiya ! Aku ingat setiap kali aku merasa rindu. Aku ingat setiap kali aku merasa mulai terasingkan dari kehidupanku yang lain ini. Aku butuh kalian ! Aku butuh ejekan kalian lagi, aku butuh nasehat kalian lagi, aku butuh pelukan kalian (utuh) ! Dan aku butuh ...

Teruntuk kamu yang terus bersamaku, yang mencintaiku selama ini, yang berjuang untuk hidup bersamaku sepanjang hayatmu

Aku mengenalnya 22 April 2014 kira-kira 1,5 tahun yang lalu. Sebelumnya aku tidak pernah berharap untuk menjadi wanita yang sangat dia sayangi, untuk mendapatkan tahta dihatinya sama sekali tidak pernah kubayangkan. Dia istimewa, dia beda dari yang lain. Dia yang dulu tidak pernah menjadi khayalan untuk masa depanku, kini menjadi orang yang paling aku sayangi. Aku mencintainya bukan karena rupa, tahta, ataupun kebaikannya. Akupun bingung harus seperti apa mendefinisikan rasa sayang ini ketika dia bertanya, kenapa kamu begitu mencintaiku ??? Aku tak akan tersipu malu seperti yang orang kebanyakan lakukan. Yang ingin aku lakukan adalah memelukmu kemudian berujar, karena berada dalam pelukmu adalah tempat ternyaman untukku. Dia biasa-biasa saja namun dia berbeda ketika aku mendapatkan hatinya. Entah atas dasar apa sebegitu besar rasa yang ku punya ini untuknya. Rasa takut kehilangannya yang kemudian menggunung dan siap untuk runtuh ketika aku harus kehilangan kabarnya walau sehari. Aku t...

SEASON 1 KKN PPM UNAND 2015 NAGARI KOTO PADANG KABUPATEN DHARMASRAYA

Padang, 29 Juni 2013 Awalnya gak saling kenal, saling ogah-ogahan bahkan terpaksa banget rasanya ikut KKN pas pertama kali berangkat menuju lokasi. Apalagi setelah menempuh perjalanan jauh (bulan puasa loh) panas-panasan. Kita berangkat jam 07.00 WIB (rencananya on time) pake bus kampus terus satu rombongan lagi pake mobil ketua nagari kita. On time pun tinggal cerita pas ternyata kak Nisa telat bangun dan telaaaaaaattttt kumpul di Tekape (maap kakak sebut nama yaaa :D *peace). Meskipun puasa, meskipun lama banget nyampenya, meskipun jalannya jelek (ga jelek2 amat sih gengs) alhamdulillah kita sampe juga di Dharmasraya tercinta dan nyangkut bentar di kantor bupati buat penyambutan oleh Pak Bupati. Jam 3 berangkat lagi ke Nagari Koto Padang dan kumpul (nge-lapor) ke kantor Wali Nagari. Disambut baik oleh perangkat nagari dan juga Kepala Jorong di masing2 jorong di Kopad. Mampir bentar di rumah Pak Jorong Koto Padang utk penyerahan kami. Kami ??? ya kami ! Nella Leonarita THP 012, Sisk...

Tentangmu~

Ada banyak hal, ada banyak cerita dan ada banyak peristiwa yang tibatiba sangat aku rindukan darimu. Dari sosokmu yang sementara ini jauh dari pandangan mataku namun tetap terlelap dalam relung hati. Ada rasa gundah, rasa takut, bahkan perasaan cemas ketika rindu itu membunuh sepi dan pikiran yang tak lagi jernih menghampiri ragaku. Takut, ketika nantinya kau lupa akan hadirku. Gundah, ketika aku tahu kamu masih ada diluar sana dengan setumpuk pekerjaanmu sementara waktu mengharuskanmu pulang ke rumah. Banyak hal, banyak hal bersamamu yang tak bisa kita ulang dilain waktu dan aku rindu ! Aku rindu, ketika menyisiri pantai bersamamu. Aku rindu, ketika matahari tenggelam itu ku saksikan bersamamu. Aku rindu, ketika lelahku tersandar dipundakmu. Aku rindu, ketika rasa takutku kehilanganmu kau redam  dengan menenangkanku terlelap dalam pelukmu. Aku rindu, ketika tanganmu enggan melepas tanganku. Aku rindu, menghabiskan malam panjang bersamamu. Aku rindu setiap detail perjala...

Ma, aku mau pulang

Ma, kali pertamanya semenjak kuliah buka pertama gak di rumah ma. Gak ngerasain nikmatnya santap sahur pertama sama Mama papa sama adek juga di rumah. Ma, ternyata aku belum sedewasa umurku ma. Ma, ini terasa berat untukku seperti halnya ketika mama melepasku berangkat ke negeri ini untuk masa depan. Aku liat airmata mama turun di pipi yang biasa ku ciumi itu ma. Ma, aku mau pulang ma. Aku rindu masakan mama, aku rindu omelan mama buat ngebangunin sahur, aku rindu cerita sama mama, aku kangen pelukmu ma. Ma, aku mau pulang. Ma, ramadhan kali ini aku belum mencium tanganmu. Ramadhan kali ini aku belum meminta maaf padamu ma. Ma, malam ini aku sendirian di kamar. Gak ada tempat lagi untuk bercerita ma, gak ada yg punya waktu untuk mendengar keluh kesahku beberapa hari terakhir ini ma. Aku benar-benar merasa terbunuh sepi, aku merasa benar-benar sendiri ma. Ma, aku mau pulang. Sore tadi tiba-tiba aku ingat mama lagi. Ngeliat ibuk kos masak untuk orang serumah rasanya pengen nolong ...