Skip to main content

Teruntuk kamu yang terus bersamaku, yang mencintaiku selama ini, yang berjuang untuk hidup bersamaku sepanjang hayatmu

Aku mengenalnya 22 April 2014 kira-kira 1,5 tahun yang lalu. Sebelumnya aku tidak pernah berharap untuk menjadi wanita yang sangat dia sayangi, untuk mendapatkan tahta dihatinya sama sekali tidak pernah kubayangkan. Dia istimewa, dia beda dari yang lain. Dia yang dulu tidak pernah menjadi khayalan untuk masa depanku, kini menjadi orang yang paling aku sayangi. Aku mencintainya bukan karena rupa, tahta, ataupun kebaikannya. Akupun bingung harus seperti apa mendefinisikan rasa sayang ini ketika dia bertanya, kenapa kamu begitu mencintaiku ??? Aku tak akan tersipu malu seperti yang orang kebanyakan lakukan. Yang ingin aku lakukan adalah memelukmu kemudian berujar, karena berada dalam pelukmu adalah tempat ternyaman untukku. Dia biasa-biasa saja namun dia berbeda ketika aku mendapatkan hatinya. Entah atas dasar apa sebegitu besar rasa yang ku punya ini untuknya. Rasa takut kehilangannya yang kemudian menggunung dan siap untuk runtuh ketika aku harus kehilangan kabarnya walau sehari. Aku tak bermaksud lebay, aku tak bermaksud berlebihan memujamu. Itu yang aku rasakan dan aku pun terkadang sering bertanya dalam diamku menatapmu, atas alasan apa rasa ini selalu utuh untukmu ????

Teruntuk kamu yang terus bersamaku, yang mencintaiku selama ini, yang berjuang untuk hidup bersamaku sepanjang hayatmu. Tulisan ini rasanya belum cukup untuk menngungkapkan kuatnya, besarnya, sejatinya perjuangan kita untuk nantinya hidup bersama selamanya.

Ada banyak hal yang membuatku terus merindukanmu. Ada banyak hal yang terus membuatku harus terus mendengar suaramu walaupun hanya sekedar tawa anehmu karena sikapku yang tibatiba menelponmu dan setelah itu aku berkata aku rindu suaramu. Aku rindu cemasmu ketika aku masih dalam perjalanan kekos sementara hari sudah larut malam. Aku rindu murung mu ketika aku menangis karena ulahmu pula. Aku rindu menyisiri pantai diakhir pekan bersamamu untuk melepas penatmu bekerja. Aku rindu khawatirmu ketika aku sakit, ketika mataku susah terpejam dan kamu harus rela menungguiku via telepon hingga aku benar-benar terlelap. Aku tak hanya merindukan masa-masa indah yang terus menyemangati kita untuk masa depan. Aku masih mengingat semuanya, sekalipun itu masa-masa sulit dalam hubungan kita. Untuk menjadi sebuah pelajaran hidup kita menua bersama. Ketika kamu marah, ketika kamu harus kesal terus menghubungiku namun nomorku sibuk. Hingga kekesalanmu membuatku berurai airmata. Aku takut kehilanganmu apapun itu alasannya. Tak ada yang lebih istimewa dalam hidupku selain orangtua dan adik-adik yang seumur hidup bersamaku dan kamu yang siap menua bersamaku. Itu saja ketakutanku.

Rasa takutku berlebihankah ketika aku terus menangis saat kau katakan, "aku demam" ??? Rasa khawatirku berlebihankah ketika sudah pukul 21.30 wib kau masih dalam perjalanan pulang ?? berlebihankah khawatirku ini ??? aku bingung, aku takut, aku cemas untuk semua tentangmu. Aku bingung ketika kau sudah meluapkan marahmu. Aku tak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku takut ketika amarahmu memaksamu untuk bersikap dingin terhadapku.

Semua tentangmu, slalu ku rindu~

Comments

Popular posts from this blog

PT Yayasan Tidar Kerinci Agung

Tidar Kerinci Agung (TKA) adalah perusahaan investasi dalam negeri yang didirikan pada bulan July 1984 oleh Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo. TKA berlokasi di dua propinsi dan tiga kawasan, yakni Sawah Lunto-Sijunjung, Solok, Sumatra Barat dan Tebo di propinsi Jambi. Sebagai pemegang hak pengelolaan dan pengoperasian area sebesar 28.000 hektar dalam kurun waktu 35 tahun, TKA telah mengembangkan sebuah perkebunan kelapa sawit seluas 16.048 hektar dan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit serta fasilitas penunjangnya di area selebihnya. TKA mempekerjakan 547 staf permanen, termasuk staf senior, dan 4.923 pekerja harian, yang juga memiliki hak atas pembayaran tambahan sebagai insentif atas peningkatan produksi. Sebagai tambahan, perusahaan juga menyediakan perumahan kepada para pekerja di dalam area perkebunan, sekolah, klinik, rumah ibadah, fasilitas rekreasi dan olahraga serta koperasi bagi karyawan. Perkebunan TKA meliputi 5 bagian, mencakup area seluas 28.064 h...

About Secondhand Serenade

Biografi : Secondhand Serenade adalah sebuah band rock akustik Amerika , yang dipimpin oleh vokalis dan gitaris yang bernama John Vesely. Vesely telah merilis tiga album solo yang sampai sekarang dibawah nama Secondhand Serenade. Album pertama Awake, dirilis pada tahun 2007, A Twist on My Story pada tahun 2008 dan Hear Me Now pada tahun 2010. Album pertama Secondhand Serenade menggunakan rekaman multitrack untuk membuat suara dengan menggunakan teknologi, sedangkan album kedua mengambil cara yang berbeda yaitu dengan menggunakan sebuah musik yang tepat dan synthesizer untuk membentuk suara lebih sempurna. SEJARAH Pada tahun 2004 John Vesely membentuk Secondhand Serenade di kota di mana ia tinggal, Menlo Park, California, Amerika Serikat. Vesely dibesarkan di San Francisco Bay Area di keluarga musik dan sebagai anak dari seorang ayah musisi jazz professional sehingga menurutnya masuk ke dunia musik adalah hal yang biasa. Dia menghabiskan 8 tahun bermain bass di...

Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu

Terimakasih ketika ternyata yang dulunya selalu ada, yang dulunya selalu merangkul dan yang dulunya selalu membawa kedamaian memilih untuk pergi dan tak ingin berpamitan. Ketika ternyata yang pergi memilih berjalan sendiri. Sebagian orang mungkin saja tidak pernah menyadari adanya pertemuan mereka yang terakhir, waktu mereka terakhir kalinya. Untuk mereka yang telah pergi, ini begitu menyakitkan. Ini begitu memilukan ketika nyatanya dan lagi nyatanya ceritaku bukan harus berakhir seperti ini. Ketika kenyamananku buyar tiba-tiba. Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu . . . Terimakasih sudah pernah ada, sudah pernah memberi keteduhan, sudah pernah menenangkan dalam gundah hey kalian yang tak mungkin lagi kembali. Rindu yang baru kurasakan saat kehilangan itu akan menjadi bab baru dalam sebuah catatan harian. N.L