Skip to main content

Pulanglah !

Andai ku punya waktu yang bisa membawaku kembali
Andai ku punya hati yang kuat sedari dulu 
Andai ku punya kesempatan yang ternyata tak ku miliki lagi saat ini

Sepanjang lembayung membentang menemani senja
Sehamparan padang pasir menemani sahara
Seluas Laut Mati menyelimuti Kaspia
Seberat beban menemani pundak

Ohh ku masih hidup dalam mimpi
Ku masih berteriak dalam semu
Kemudian ku sadar perlahan punggungmu menjauhlah yaang menemani hati kian remuk
Membawa mimpi jauh menghilang bersama derap langkah kaki
Membawa ingin hilang bersama debu jalanan

Potret manis berlatar jam gadang menjadi obat rindu
Ketika masih sering kuteteskan airmata menjelang tidur
Ketika sedih masih meninabobokan mata menjelang lelap
Bersama peraduan bintang yang hilang bersama fajar

Lalu lalang keramaian angkutan kota menjadi bisu
Deburan ombak menjadi diam

Lingkar demi lingkar menghiasi hari-hari manis dalam kalender
Berharap tak sekedar asa yang selama ini ku rajut
Berharap bukan sekedar gusar yang ku terima ketika ku buka mata
Berharap bukan sekedar aromamu yang kucumbui dalam khayal
Kurindu padanya. . .

Yang selalu menggenggam erat tanganku di keramaian
Yang selalu menjagaku di kesepian
Yang selalu menyediakan tempat untukku menangis, marah dan tempat untukku beristirahat
Yang selalu memberi ruang disaat ku ingin sendiri

Semakin jauh bayangmu dipelupuk mata
Semakin gelap jalanku menujumu
Semakin buram pandanganku mengingatmu
Pulanglah. . . .
Sungguh, ingin kubunuh rindu yang menggunung
Ingin kubuang jauh airmata sakitnya merindu
Dengan menatapmu tanpa jarak
Memelukmu tanpa sekat




Comments

Popular posts from this blog

PT Yayasan Tidar Kerinci Agung

Tidar Kerinci Agung (TKA) adalah perusahaan investasi dalam negeri yang didirikan pada bulan July 1984 oleh Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo. TKA berlokasi di dua propinsi dan tiga kawasan, yakni Sawah Lunto-Sijunjung, Solok, Sumatra Barat dan Tebo di propinsi Jambi. Sebagai pemegang hak pengelolaan dan pengoperasian area sebesar 28.000 hektar dalam kurun waktu 35 tahun, TKA telah mengembangkan sebuah perkebunan kelapa sawit seluas 16.048 hektar dan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit serta fasilitas penunjangnya di area selebihnya. TKA mempekerjakan 547 staf permanen, termasuk staf senior, dan 4.923 pekerja harian, yang juga memiliki hak atas pembayaran tambahan sebagai insentif atas peningkatan produksi. Sebagai tambahan, perusahaan juga menyediakan perumahan kepada para pekerja di dalam area perkebunan, sekolah, klinik, rumah ibadah, fasilitas rekreasi dan olahraga serta koperasi bagi karyawan. Perkebunan TKA meliputi 5 bagian, mencakup area seluas 28.064 h...

About Secondhand Serenade

Biografi : Secondhand Serenade adalah sebuah band rock akustik Amerika , yang dipimpin oleh vokalis dan gitaris yang bernama John Vesely. Vesely telah merilis tiga album solo yang sampai sekarang dibawah nama Secondhand Serenade. Album pertama Awake, dirilis pada tahun 2007, A Twist on My Story pada tahun 2008 dan Hear Me Now pada tahun 2010. Album pertama Secondhand Serenade menggunakan rekaman multitrack untuk membuat suara dengan menggunakan teknologi, sedangkan album kedua mengambil cara yang berbeda yaitu dengan menggunakan sebuah musik yang tepat dan synthesizer untuk membentuk suara lebih sempurna. SEJARAH Pada tahun 2004 John Vesely membentuk Secondhand Serenade di kota di mana ia tinggal, Menlo Park, California, Amerika Serikat. Vesely dibesarkan di San Francisco Bay Area di keluarga musik dan sebagai anak dari seorang ayah musisi jazz professional sehingga menurutnya masuk ke dunia musik adalah hal yang biasa. Dia menghabiskan 8 tahun bermain bass di...

Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu

Terimakasih ketika ternyata yang dulunya selalu ada, yang dulunya selalu merangkul dan yang dulunya selalu membawa kedamaian memilih untuk pergi dan tak ingin berpamitan. Ketika ternyata yang pergi memilih berjalan sendiri. Sebagian orang mungkin saja tidak pernah menyadari adanya pertemuan mereka yang terakhir, waktu mereka terakhir kalinya. Untuk mereka yang telah pergi, ini begitu menyakitkan. Ini begitu memilukan ketika nyatanya dan lagi nyatanya ceritaku bukan harus berakhir seperti ini. Ketika kenyamananku buyar tiba-tiba. Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu . . . Terimakasih sudah pernah ada, sudah pernah memberi keteduhan, sudah pernah menenangkan dalam gundah hey kalian yang tak mungkin lagi kembali. Rindu yang baru kurasakan saat kehilangan itu akan menjadi bab baru dalam sebuah catatan harian. N.L