Skip to main content

Seberapa salahkah ???

Ketika tak ada lagi tempat berbagi selain kepada tuhan mungkin ini adalah pelarian semu yang sama sekali tak memberi solusi. Tak memberi masukan bahkan sama sekali tak akan menghibur kita disaat kita sedih ataupun itu disaat kita merasa terabaikan. Entahlah salah ataupun itu benar mungkin ada kalanya kita harus meminta ma'af terlebih dahulu, namun haruskah dengan membiarkan keadaan berlarut-larut dan mengabaikannya begitu saja ???

Layaknya perempuan lain, layaknya kaum hawa yang lain. Aku adalah sosok yang tak akan pernah lepas dari rasa takut. Takut untuk kau tinggalkan, takut selalu seperti kau abaikan dan takut tak lagi sanggup membuatmu nyaman bersamaku. Ketakutan yang tak akan luput dari mereka kaum hawa yang terikat rasa dalam hatinya. Ketika berharap do'a dalam sembah sujud pada tuhan segera dijamah, kala itu pula segenap ingin dan segudang kerinduan mulai tertata utuh dan rapi memenuhi setiap bilik rindu yang sempat runyam bahkan kusam setelah ku tinggal pergi dalam ketidaknyamanan ini. Apa yang salah dalam lisan ini, tuhan ??? apa yang salah dalam tingkah ini ??? (lagi) dan lagi aku bertanya untuk setiap celah salah yang tak aku perbuat sama sekali.

Mengenalnya bukan kali ini, mengenalnya bukan beberapa hari yang telah berlalu dan juga bukan satu waktu yang lewat kala itu. Mengenalnya cukup lama mampu membuatku tahu kebiasaannya. Terlalu hafal kebiasaannya bahkan untuk hal seperti ini sekalipun tuhan. Apakah sudah tak lagi ada keterbukaan yang Kau miliki untuk mengembalikan kebersamaan ini Robb ??? Sudah tak adakah jalanMu lagi untuk kembali menetralisir keadaan ini ??? Berjuta mimpi itu tak akan semu, mimpi itu harus aku perjuangkan. Tapi. . .

Bisakah sebuah kejujuran itu dihargai ohh Pemilik Rasa ???

Tak adakah yang mengerti bahwa rasa takut itu terus bersemayam dalam jiwa ini selama kaki terus melangkah dalam gelisah, selama nafas terus berhembus dalam kesenjangan ini ??? Berharap tuhan mampu mengijabah setiap do'a yang tulus dari hati, memberikan jawaban terbaik atas kegelisahan dan ketakutan yang berlebihan ini hingga perjalanan ini kembali seperti adanya dan bahkan lebih baik.

Aku menyayanginya, kembalikan bahagia itu tuhan T_T

Comments

Popular posts from this blog

PT Yayasan Tidar Kerinci Agung

Tidar Kerinci Agung (TKA) adalah perusahaan investasi dalam negeri yang didirikan pada bulan July 1984 oleh Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo. TKA berlokasi di dua propinsi dan tiga kawasan, yakni Sawah Lunto-Sijunjung, Solok, Sumatra Barat dan Tebo di propinsi Jambi. Sebagai pemegang hak pengelolaan dan pengoperasian area sebesar 28.000 hektar dalam kurun waktu 35 tahun, TKA telah mengembangkan sebuah perkebunan kelapa sawit seluas 16.048 hektar dan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit serta fasilitas penunjangnya di area selebihnya. TKA mempekerjakan 547 staf permanen, termasuk staf senior, dan 4.923 pekerja harian, yang juga memiliki hak atas pembayaran tambahan sebagai insentif atas peningkatan produksi. Sebagai tambahan, perusahaan juga menyediakan perumahan kepada para pekerja di dalam area perkebunan, sekolah, klinik, rumah ibadah, fasilitas rekreasi dan olahraga serta koperasi bagi karyawan. Perkebunan TKA meliputi 5 bagian, mencakup area seluas 28.064 h...

About Secondhand Serenade

Biografi : Secondhand Serenade adalah sebuah band rock akustik Amerika , yang dipimpin oleh vokalis dan gitaris yang bernama John Vesely. Vesely telah merilis tiga album solo yang sampai sekarang dibawah nama Secondhand Serenade. Album pertama Awake, dirilis pada tahun 2007, A Twist on My Story pada tahun 2008 dan Hear Me Now pada tahun 2010. Album pertama Secondhand Serenade menggunakan rekaman multitrack untuk membuat suara dengan menggunakan teknologi, sedangkan album kedua mengambil cara yang berbeda yaitu dengan menggunakan sebuah musik yang tepat dan synthesizer untuk membentuk suara lebih sempurna. SEJARAH Pada tahun 2004 John Vesely membentuk Secondhand Serenade di kota di mana ia tinggal, Menlo Park, California, Amerika Serikat. Vesely dibesarkan di San Francisco Bay Area di keluarga musik dan sebagai anak dari seorang ayah musisi jazz professional sehingga menurutnya masuk ke dunia musik adalah hal yang biasa. Dia menghabiskan 8 tahun bermain bass di...

Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu

Terimakasih ketika ternyata yang dulunya selalu ada, yang dulunya selalu merangkul dan yang dulunya selalu membawa kedamaian memilih untuk pergi dan tak ingin berpamitan. Ketika ternyata yang pergi memilih berjalan sendiri. Sebagian orang mungkin saja tidak pernah menyadari adanya pertemuan mereka yang terakhir, waktu mereka terakhir kalinya. Untuk mereka yang telah pergi, ini begitu menyakitkan. Ini begitu memilukan ketika nyatanya dan lagi nyatanya ceritaku bukan harus berakhir seperti ini. Ketika kenyamananku buyar tiba-tiba. Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu . . . Terimakasih sudah pernah ada, sudah pernah memberi keteduhan, sudah pernah menenangkan dalam gundah hey kalian yang tak mungkin lagi kembali. Rindu yang baru kurasakan saat kehilangan itu akan menjadi bab baru dalam sebuah catatan harian. N.L