Mereka bukan tak punya alasan untuk berteriak !
Mereka bukan tak punya alasan untuk berorasi menghujat pemerintah, menghujat parlemen, menghujat penguasa, menghujat mereka yang perlahan mencekik leher rakyat diawal pemerintahannya. Mereka dengan almamaternya, mereka dengan kubu-kubu terkuatnya. Mereka juga rakyat yang tak ingin dibodohi oleh bangsanya yang disebut Indonesia ini. Hari bagi mereka adalah malam yang tak akan menyingsingkan fajar. Mereka adalah suara-suara sumbang jelata yang tak akan habis dibakar zaman, mereka adalah penerus bangsa, mereka pemilik sampah yang terbakar itu kawan. Ketika perjalanan Sang Raja masih memerah diatas bumi Indonesia ini dia dihujat, dia dihujam bebatuan neraka yang tak lagi oleh burung ababil, mereka dihujani bebatuan neraka oleh mereka yang beralmamater yang biasa dipanggil oleh dunia sebagai MAHASISWA.
HIDUP MAHASISWA !
Berhentilah men-judge mereka terlalu banyak omong, berhentilah berpikir bahwa mereka sampah demokrasi. Mereka perpanjangan tangan rakyat yang berteriak ingin mati. Rakyat yang tak lagi bisa menikmati setiap tetes jerih payah, yang tak lagi bisa menikmati setiap detik kesejahteraan. BBM menguliti hidup-hidup rakyat indonesia, BBM kembali membangkitkan kecamuk mahasiswa setelah redam 15 tahun lamanya. Mereka ingin buktimu wahai penguasa, mereka ingin nyata janjimu ketika ada diantara simpatisanmu dulu. Diantara tim transisimu, diantara tangan-tangan rakyat yang berharap kau berhasil mengubah hidup mereka menjadi damai di bumi tuhan ini.
Mereka bukan tak punya alasan untuk berorasi menghujat pemerintah, menghujat parlemen, menghujat penguasa, menghujat mereka yang perlahan mencekik leher rakyat diawal pemerintahannya. Mereka dengan almamaternya, mereka dengan kubu-kubu terkuatnya. Mereka juga rakyat yang tak ingin dibodohi oleh bangsanya yang disebut Indonesia ini. Hari bagi mereka adalah malam yang tak akan menyingsingkan fajar. Mereka adalah suara-suara sumbang jelata yang tak akan habis dibakar zaman, mereka adalah penerus bangsa, mereka pemilik sampah yang terbakar itu kawan. Ketika perjalanan Sang Raja masih memerah diatas bumi Indonesia ini dia dihujat, dia dihujam bebatuan neraka yang tak lagi oleh burung ababil, mereka dihujani bebatuan neraka oleh mereka yang beralmamater yang biasa dipanggil oleh dunia sebagai MAHASISWA.
HIDUP MAHASISWA !
Berhentilah men-judge mereka terlalu banyak omong, berhentilah berpikir bahwa mereka sampah demokrasi. Mereka perpanjangan tangan rakyat yang berteriak ingin mati. Rakyat yang tak lagi bisa menikmati setiap tetes jerih payah, yang tak lagi bisa menikmati setiap detik kesejahteraan. BBM menguliti hidup-hidup rakyat indonesia, BBM kembali membangkitkan kecamuk mahasiswa setelah redam 15 tahun lamanya. Mereka ingin buktimu wahai penguasa, mereka ingin nyata janjimu ketika ada diantara simpatisanmu dulu. Diantara tim transisimu, diantara tangan-tangan rakyat yang berharap kau berhasil mengubah hidup mereka menjadi damai di bumi tuhan ini.
Comments
Post a Comment