Sekiranya jalan ini tak lagi sama, adakah kesempatan untuk tetap menggandeng tanganmu dalam langkah ??? Andai tak ada lagi waktu yang tercipta untuk kembali menikmati malam dalam derasnya hujan, adakah kesempatan untuk kembali bertegursapa dengan sapaan hangat.
Sahabat, aku rindu.
Bahkan aku sangat rindu dengan setiap celotehanmu dengan setiap omelanmu.
Dengan setiap keusilan kita ketika bersama.
Sahabat, aku benci.
Aku sangat membenci setiap detik waktu yang bergulir ini. Yang perlahan menghapus jejak kita, yang perlahan mengikis waktu diantara keramaian dan kebisingan kota ini.
Sahabat, tak bisakah sejenak kau hentikan kesibukanmu sekedar untuk kembali menyadari kerinduan ini ???
Bila sebuah jarak mampu membatalkan sebuah rencana perjalanan panjang yang pernah kita buat, ingin rasanya memohon pada tuhan kita segera dipisahkan. Sesegera mungkin bahkan.
Sahabat, seberapa tebal dinding pemisah kita saat ini ???
Seberapa bencikah waktu mempertemukan kita disini ???
Tak bisakah kau hentikan sejenak egoismu untuk kembali menapaki waktu bersama lagi ???
Tak bisakah kau hentikan alur yang terus maju ini untuk istirahat dalam sajaddah tuhan barangkali semenit ???
Agar kau tahu, betapa berharganya setiap rindu yang ku tulis dalam bait kata-kata ini untukmu. Untuk setiap waktu yang berlalu, setiap waktu yang tak akan pernah kembali lagi. Desember15, 2012
Sahabat, aku rindu.
Bahkan aku sangat rindu dengan setiap celotehanmu dengan setiap omelanmu.
Dengan setiap keusilan kita ketika bersama.
Sahabat, aku benci.
Aku sangat membenci setiap detik waktu yang bergulir ini. Yang perlahan menghapus jejak kita, yang perlahan mengikis waktu diantara keramaian dan kebisingan kota ini.
Sahabat, tak bisakah sejenak kau hentikan kesibukanmu sekedar untuk kembali menyadari kerinduan ini ???
Bila sebuah jarak mampu membatalkan sebuah rencana perjalanan panjang yang pernah kita buat, ingin rasanya memohon pada tuhan kita segera dipisahkan. Sesegera mungkin bahkan.
Sahabat, seberapa tebal dinding pemisah kita saat ini ???
Seberapa bencikah waktu mempertemukan kita disini ???
Tak bisakah kau hentikan sejenak egoismu untuk kembali menapaki waktu bersama lagi ???
Tak bisakah kau hentikan alur yang terus maju ini untuk istirahat dalam sajaddah tuhan barangkali semenit ???
Agar kau tahu, betapa berharganya setiap rindu yang ku tulis dalam bait kata-kata ini untukmu. Untuk setiap waktu yang berlalu, setiap waktu yang tak akan pernah kembali lagi. Desember15, 2012
Comments
Post a Comment