Skip to main content

Temui Aku Di Tapal Batas



Ku jamah bahkan ku telusuri hati itu
Tapi kenapa tak ku temukan kebenarannya tuhan ???
Dimana nyataMu untuk sebuah takdir yang memporak-porandakan kiasan ku tuhan ???
Diam dan aku terdiam  dalam keramaian duniaMu untuk menelusuri apa yang kau beri dan secepat mungkin Kau ambil
Aku belum siap tuhan tapi aku tak mampu menentang kuasaMu
Tuhan, jangan biarkan mendung itu pecah menjadi rintik-rintik air hujan lagi disini
Jangan biarkan fatamorgana abadi itu berdiri di hadapku jadi sebuah kenyataannya
Diantara sujudku padaMu ku titip do’a untuknya untuk dia yang aku rindukan dia yang ada di singgasana keabadianMu
Robb terlalu banyak kisah terlalu banyak cerita dan terlalu banyak drama diantara aku dan dia yang Kau beri
Tapi klimaksMu terlalu cepat, klimaksMu terlalu menyakitkan aku disini
Di ujung jalan yang terjal itu aku berdiri menatap waktu yang telah lalu dan bergulir tanpa pesan
Aku dengar sayup-sayup suaranya diantara pecahan keramaian jejak masa lalu
Ada tapi tak mampu kulihat, nyata tapi tak bisa  aku rasakan sama sekali
Tuhan, keabadianMu memang sebatas nisan ini sebatas raga ini
Saat Kau memintanya untuk kembali siap ataupun tidak
Dan Kau tahu satu hal tuhan ???
Aku bukanlah sosok aku yang tegar,bukan sosok aku yang mampu taklukkan tantangan lagii saat tragedi itu aku dapati disini
Tapi aku hadir dalam kejalangan yang meghempaskan diri dan mencoba lari dari takdirMu dan aku terjerambab !            
Yang pergi tak akan kembali , ,
Perlahan ku raih dan ku kumpulkan robekan-robekan kertas itu
Membentuk sebuah sajak kecil yang siap aku orasi kan padaNya
Aku merindukannya merindukan masa-masanya dan aku ???
Aku titipkan dia di SurgaMu tuhan karena aku percaya dia memang layak disana
Tidurlah dalam lelapnya kisahmu, kelak semua tentangmu akan menjadi untaian cerita yang layak dipanuti khalayak
SinggasanaMu kelak akan ku temui, tunggu aku di tapal batas                 


Comments

Popular posts from this blog

PT Yayasan Tidar Kerinci Agung

Tidar Kerinci Agung (TKA) adalah perusahaan investasi dalam negeri yang didirikan pada bulan July 1984 oleh Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo. TKA berlokasi di dua propinsi dan tiga kawasan, yakni Sawah Lunto-Sijunjung, Solok, Sumatra Barat dan Tebo di propinsi Jambi. Sebagai pemegang hak pengelolaan dan pengoperasian area sebesar 28.000 hektar dalam kurun waktu 35 tahun, TKA telah mengembangkan sebuah perkebunan kelapa sawit seluas 16.048 hektar dan pabrik pengolahan minyak kelapa sawit serta fasilitas penunjangnya di area selebihnya. TKA mempekerjakan 547 staf permanen, termasuk staf senior, dan 4.923 pekerja harian, yang juga memiliki hak atas pembayaran tambahan sebagai insentif atas peningkatan produksi. Sebagai tambahan, perusahaan juga menyediakan perumahan kepada para pekerja di dalam area perkebunan, sekolah, klinik, rumah ibadah, fasilitas rekreasi dan olahraga serta koperasi bagi karyawan. Perkebunan TKA meliputi 5 bagian, mencakup area seluas 28.064 h...

About Secondhand Serenade

Biografi : Secondhand Serenade adalah sebuah band rock akustik Amerika , yang dipimpin oleh vokalis dan gitaris yang bernama John Vesely. Vesely telah merilis tiga album solo yang sampai sekarang dibawah nama Secondhand Serenade. Album pertama Awake, dirilis pada tahun 2007, A Twist on My Story pada tahun 2008 dan Hear Me Now pada tahun 2010. Album pertama Secondhand Serenade menggunakan rekaman multitrack untuk membuat suara dengan menggunakan teknologi, sedangkan album kedua mengambil cara yang berbeda yaitu dengan menggunakan sebuah musik yang tepat dan synthesizer untuk membentuk suara lebih sempurna. SEJARAH Pada tahun 2004 John Vesely membentuk Secondhand Serenade di kota di mana ia tinggal, Menlo Park, California, Amerika Serikat. Vesely dibesarkan di San Francisco Bay Area di keluarga musik dan sebagai anak dari seorang ayah musisi jazz professional sehingga menurutnya masuk ke dunia musik adalah hal yang biasa. Dia menghabiskan 8 tahun bermain bass di...

Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu

Terimakasih ketika ternyata yang dulunya selalu ada, yang dulunya selalu merangkul dan yang dulunya selalu membawa kedamaian memilih untuk pergi dan tak ingin berpamitan. Ketika ternyata yang pergi memilih berjalan sendiri. Sebagian orang mungkin saja tidak pernah menyadari adanya pertemuan mereka yang terakhir, waktu mereka terakhir kalinya. Untuk mereka yang telah pergi, ini begitu menyakitkan. Ini begitu memilukan ketika nyatanya dan lagi nyatanya ceritaku bukan harus berakhir seperti ini. Ketika kenyamananku buyar tiba-tiba. Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu . . . Terimakasih sudah pernah ada, sudah pernah memberi keteduhan, sudah pernah menenangkan dalam gundah hey kalian yang tak mungkin lagi kembali. Rindu yang baru kurasakan saat kehilangan itu akan menjadi bab baru dalam sebuah catatan harian. N.L