''Kosong Empat''
Aq tak punya filosofi apapun ttg angka empat bahkan untuk sebuah sejarah yg sungguh membuatku tak bisa melupakannya seumur hidupku. Aku tak pernah menyangka angka empat yang mempertemukan aku dengannya, angka empat pula lah yang mampu mengakhiriku dengannya. Terkadang salah, jika kita menyebutnya adalah bagian dari takdir. Karena sesungguhnya semua itu sebuah alasan yang tepat untuk kita kembali mencintai hati yang lain.
Angka Empat, aku pernah menjadi malaikatnya. Menjaganya slalu dari semua hari sialnya. Terang saja semua berubah saat kata-kata itu keluar secepatt kilat. Saat itu hanya satu yang terpikir olehku, aku membenci angka empat ! Benci,, namun dibalik benci ini aku sangat mencintai angka empat. Aku mencintai semua tentang itu, aku mencintai perjalanan hidupku bersama angka empat itu.
Mantanku, aku tak membencimu. Aku hanya membenci kisah kita. Aku membenci waktu yang mempertemukan kita ! Ahhh sudahlah ! Aku tlah jauh meninggalkanmu, aku tlah jauh melupakanmu.
Aq tak punya filosofi apapun ttg angka empat bahkan untuk sebuah sejarah yg sungguh membuatku tak bisa melupakannya seumur hidupku. Aku tak pernah menyangka angka empat yang mempertemukan aku dengannya, angka empat pula lah yang mampu mengakhiriku dengannya. Terkadang salah, jika kita menyebutnya adalah bagian dari takdir. Karena sesungguhnya semua itu sebuah alasan yang tepat untuk kita kembali mencintai hati yang lain.
Angka Empat, aku pernah menjadi malaikatnya. Menjaganya slalu dari semua hari sialnya. Terang saja semua berubah saat kata-kata itu keluar secepatt kilat. Saat itu hanya satu yang terpikir olehku, aku membenci angka empat ! Benci,, namun dibalik benci ini aku sangat mencintai angka empat. Aku mencintai semua tentang itu, aku mencintai perjalanan hidupku bersama angka empat itu.
Mantanku, aku tak membencimu. Aku hanya membenci kisah kita. Aku membenci waktu yang mempertemukan kita ! Ahhh sudahlah ! Aku tlah jauh meninggalkanmu, aku tlah jauh melupakanmu.
Comments
Post a Comment