Skip to main content

Posts

Aku percaya, hatimu lebih kuat dari aku.

Kapan ??? kapan ??? kemudian ditanya lagi, kapan ??? Kemudian akan ada pertanyaan lagi, kita kapan ??? Kita hari apa ??? Maaf, aku masih membuat hati orang-orang yang aku sayang selalu menunggu. Maaf, bahkan ketika aku tahu bathinmu sakit aku harus tetap membuat kalian menunggu. Maafkan aku -,- Aku akan selalu berusaha meski aku masih terlihat setengah hati. Bersabarlah untukku, kuatlah untukku, tetaplah menjagaku. Dampingi aku ketika aku begitu terlihat lemah, aku akan menggantinya suatu hari nanti. Terus bimbing aku, aku masih selalu ingin mengikuti setiap langkah kakimu. Ketika aku ingin menyerah, tatapanmu yg selalu meluluhkan setiap amarah. Aku janji pertanyaan kapan itu tidak akan lama lagi kita dengar, pertanyaan hari apa untukku itu akan segera aku jawab. Kita akan jawab semuanya. Allah tidak meminta kita untuk tergesa-gesa, Allah masih ingin kita mempersiapkan diri lebih baik lagi dari hari ini. Untuk memintamu bersabar sekali lagi mungkin itu berat untuk kau jawab ta...

Selamat berlalu, maretku. Terimakasih sudah menemani hati.

Maaf baru bisa nulis lagi di blog sekarang dan mohon maaf sudah terlambat. Selamat Ulangtahun Uda. Aku bukan orang yang romantis seperti yang kau harapkan seperti wanita lain diluar sana, aku juga bukan wanita yang cantik sesempurna wanita yang setiap hari kau lihat. Aku tidak bisa menjanjikan kebahagiaanmu bersamaku karena aku tahu Allah SWT akan memberikan banyak warna untuk kita selain warna bahagia tapi aku bisa berjanji melewati setiap masanya bersamamu, melewati waktuku bersamamu, dan menikmati sisa hidup menuju Syurga Allah bersamamu. Andai aku bisa diizinkan memilih oleh takdir, ingin rasanya aku mengatakan segerakan aku menjadi bagian hidupmu. Selamat Ulang Tahun orang yang aku sayang. Disisi lain dari kebahagiaanku adalah ketakutanku tentang umurmu yang sudah semakin berkurang. Semoga Allah senantiasa memberimu sisa-sisa waktu umur agar kau bisa selalu beribadah untuk Syurga-Nya, selalu menjadi panutan orang disekelilingmu. Maaf uda, aku masih diliputi kekurangan bahka...

Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu

Terimakasih ketika ternyata yang dulunya selalu ada, yang dulunya selalu merangkul dan yang dulunya selalu membawa kedamaian memilih untuk pergi dan tak ingin berpamitan. Ketika ternyata yang pergi memilih berjalan sendiri. Sebagian orang mungkin saja tidak pernah menyadari adanya pertemuan mereka yang terakhir, waktu mereka terakhir kalinya. Untuk mereka yang telah pergi, ini begitu menyakitkan. Ini begitu memilukan ketika nyatanya dan lagi nyatanya ceritaku bukan harus berakhir seperti ini. Ketika kenyamananku buyar tiba-tiba. Ketika ternyata seseorang yang telah pergi adalah dia yang tengah mencoba memberikan arti baru tentang rindu . . . Terimakasih sudah pernah ada, sudah pernah memberi keteduhan, sudah pernah menenangkan dalam gundah hey kalian yang tak mungkin lagi kembali. Rindu yang baru kurasakan saat kehilangan itu akan menjadi bab baru dalam sebuah catatan harian. N.L

Selamat Ulang Tahun Uda

Maaf ketika aku terlambat menyampaikan ini padamu . . . . Selamat Ulang Tahun Ke-26th  (18 Maret) orang yang terus mendampingiku selama ini. Semoga panjang umur, selalu sehat, terus menjadi abang yg baik untuk adik-adik, mudah-mudahan rezeki dari Allah bertambah untukmu. Semoga apa yang tengah kita perjuangkan bersama hingga saat ini didengar Allah dan secepatnya kita dapatkan. Amin Ya Robb. Happy Birthday Yaaang. . . Selamat Ulang Tahun Uda. . . Selamat ulang Tahun orang yang sudah terus berusaha mengubahku menjadi lebih baik. Maaf ketika ternyata dihari bahagiamu aku masih sibuk dengan semua urusanku. Maaf ketika dihari bahagiamu aku tak memberikan hal istimewa yang diimpikan kebanyakan orang ketika melewati pergantian umurnya. Aku tak akan lupa bahkan menit yang berjalan dihari itu terus mengingatkanku tentang harimu itu. Maaf aku terlambat menuliskan ini untukmu. Teruslah mendampingiku hingga hari yang kau janjikan kau berikan untukku. Bersabarlah untuk menunggu aku ...

On The Road Maret18

Maret sudah mulai berjalan setengahnya, mari tetap berjalan dengan komitmen. Selamat Bulan Maret

Indonesia Tanah Air Beta ~

Indonesia tanah air beta ~ Ini Indonesiaku, disini aku dilahirkan. Tanahnya yang membesarkanku, airnya yang menghidupiku. Ini Indonesiaku ! Yang ternyata cukup membuatku bingung sampai saat ini. B-i-n-g-u-n-g Bagaimana tidak ??? ketika aku sudah memahami tulis baca, sedikit mengerti dengan internet yang aku tahu kita punya emas begitu banyak. Papaku bilang surga emas dimana tidak satu negarapun di dunia ini memilikinya selain pertiwiku, Indonesia. Iya ! Indonesia punya emas yang begitu banyak di Timurnya. Pulau berkepala burung yang sudah dinyatakan punya otonomi khusus itu ternyata punya emas yang nyatanya dikelola oleh -asing-. Asing yang nyatanya menggantungkan hidupnya di tanah air. Hhhaha lucunya Indonesiaku ternyata Indonesia tanah air beta ~ Wajar dong ketika teman-teman di timur ada yang memberontak seperti di ujung Sumatera (Baca : NAD). Pemerintah sibuk dengan Jakartanya ! Pemerintah sibuk dengan ibukotanya ! Mereka tidak pernah membuka diri, tidak pernah 'mencoba ...

Untuk kali ini saja pa. Izinkan aku menyerah.

Mungkin benar yang orangtuaku katakan bahwa dari ketiga putrinya akulah yang begitu cengeng, akulah yang begitu lemah. 21 tahun aku bersama mereka saat ini, sejauh itu aku sudah berusaha menepis semuanya. Aku berusaha tegar ketika harus jauh dari orangtua saat berusia 12 tahun. Aku juga akan berusaha menahan tangis ketika pengumuman juara kelas aku terkadang berada pada urutan tiga dan siap-siap membuat papa kecewa. Aku juga akan menahan tangis ketika aku harus seorang diri mengurus segala keperluan masa depanku. Ketika aku harus pergi tes perguruan tinggi sendiri, mencari tempat menginap sendiri, mencari peruntungan lain dinegeri yang sangat jarang aku kunjungi dulu. Aku sudah berusaha menahan airmataku pa, ku tahan semampuku. Sebisaku saat kau terus menguatkanku ttg pintu lain yang terbuka saat pintu yg ku tuju ternyata tertutup lebih dulu. Aku hidup karena motivasimu ma, pa. Itu yang aku pegang saat ini, itu yang menjadi tempatku bergantung saat ini. Mungkin saat-saat untuk menyer...